Breaking

Senin, 24 Mei 2021

China Bantah Laporan Koran AS Sebut Peneliti di Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19

 China Bantah Laporan Koran AS Sebut Peneliti di Lab Wuhan Alami Gejala Covid-19

KLIK66 China hari ini membantah laporan media yang menyebut sejumlah peneliti di Laboratorium Wuhan mengalami sakit mirip gejala Covid-19 pada musim gugur 2019.

Menurut harian the Wall Street Journal, tiga peneliti di Institut Virologi Wuhan yang berada di bawah naungan Akademi Sains China.

BACA JUGA : Pasukan Israel Serang Warga Palestina di Sheikh Jarrah Yerusalem

Pernyataan laboratorium Wuhan pada 23 Maret 2021 menyatakan tidak ada satu pun kasus penularan Covid-19 di Institut Virologi Wuhan, kata Zhao Lijian, juru bicara Kementerian Luar Negeri China hari ini, seperti dilansir laman CGTN, Senin (24/5).

Sebelumnya harian the Wall Street Journal (WSJ) hari ini mengungkapkan, tiga peneliti dari Institut Virologi Wuhan (WIV) di China menjalani perawatan rumah sakit pada November 2019, sekitar sebulan sebelum China mengungkap pandemi Covid-19. WSJ mengutip laporan intelijen AS.

Koran tersebut mengatakan laporan itu – yang memberikan rincian baru terkait jumlah peneliti yang terdampak, waktu mereka terkena penyakit tersebut, dan kunjungan mereka ke rumah sakit – memperkuat dugaan virus corona bersumber dari laboratorium tersebut.

Laporan ini muncul pada malam sebelum pertemuan badan pembuat keputusan WHO, yang diperkirakan akan membahas fase penyelidikan selanjutnya terkait asal usul virus Covid-19.

Dikutip dari France 24, Senin (24/5), juru bicara Dewan Keamanan Nasional tidak mengomentari laporan WSJ tersebut tapi mengatakan pemerintahan Joe Biden tetap memiliki pertanyaan serius terkait awal-awal pandemi Covid-19, termasuk asal usulnya di China.

AS, Kanada, Norwegia, Inggris, dan negara lainnya pada Maret lalu mengungkapkan perhatiannya terkait penelitian asal usul Covid-19 yang dipimpin WHO, dan menyerukan penyelidikan lebih lanjut dan akses penuh pada semua data orang, hewan, dan data lainnya terkait masa awal wabah.

Kemarin Kementerian Luar Negeri China menekankan, tim yang dipimpin WHO telah menyimpulkan kebocoran lab sangat tidak mungkin terjadi setelah kunjungan pada Februari ke WIV. Menurutnya, AS terus menjadikan teori kebocoran lab itu sebagai sensasi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar